Miris BBM Bersubsidi di Rampok Oknum Mafia di SPBU Tababo Kec Belang

Uncategorized2 Dilihat

Belang – Praktik dugaan penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite di Wilayah Minahasa Tenggara(Mitra) kembali memicu keresahan.

‎Nama Roy Porajow Sangari, atau yang akrab disapa Oi,  menjadi sorotan tajam setelah diduga kuat menjalankan praktik “Mafia BBM Bersubsidi dengan mengumpulkan puluhan galon setiap malam dan mengisi Pertalite di SPBU dengan Nomor Kode.74.956.03 yang berlokasi di desa Tababo Kecamatan Belang,Kabupaten Minahasa TENGGARA (Mitra).

‎Berdasarkan laporan warga, oknum tersebut diketahui bukan  warga Kecamatan Belang maupun berprofesi sebagai nelayan, melainkan warga Ratatotok.

‎Namun, Oi diduga mendapatkan prioritas pengisian BBM dalam jumlah besar, yang berimbas pada sulitnya masyarakat nelayan setempat mendapatkan jatah minyak untuk melaut.

Baca juga:  Walikota dan Wakil Walikota Manado Menghadiri Rapat Kordinasi Pemutakhiran dan Validasi data

‎Masyarakat mendesak Polda Sulut, Polres Minahasa Tenggara, dan Polsek Ratatotok,segera menangkap oknum tersebut tindakannya jelas pelanggaran  Pasal 55 UU No. 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi (sebagaimana telah diperbarui dalam UU No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja).

‎Sanksi Berat: Pelaku dapat dijerat pidana penjara paling lama 6 tahun dan denda paling tinggi 60 Miliar.

‎Selain itu, regulasi pendukung seperti Perpres No ‎191 Tahun 2014 dengan tegas melarang adanya penimbunan atau penyimpanan BBM bersubsidi yang seharusnya disalurkan untuk masyarakat kurang mampu, bukan untuk memperkaya kelompok tertentu.

‎Keresahan nelayan di Kecamatan Belang kian memuncak karena akses mereka terhadap energi subsidi terhambat oleh praktik nakal oknum mafia tersebut.

Baca juga:  SPBU  74.953.16 Kauditan Jadi Sarang Mafia Solar Subsidi

‎Aparat penegak hukum diharapkan tidak pandang bulu dalam menindak tegas siapapun yang terlibat dalam jaringan mafia BBM ini guna menjamin keadilan bagi masyarakat kecil.(Fik)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Speed News Manado di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *