TOMOHON – Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman, SE.AK mengharapkan para pejabat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkup Pemkot Tomohon agar dapat menjadi panutan bagi masyarakat untuk taat dan menjadi pola panutan dalam membayar pajak/melunasi PBB.
Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman SE Ak didampingi Wakil Wali Kota Syerly Adelyn Sompotan (SAS) saat mencanangkan pembayaran PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) Kota Tomohon Tahun 2017 yang dikemas dalam Gebyar PBB Pedesaan dan Perkotaan yang ditandai dengan pemukulan tetengkoran oleh Wali Kota Eman di Aula Megfra Kelurahan Matani Dua, Senin (19/6/17).
“Keberhasilan kita untuk membangun Kota Tomohon sangat ditopang oleh penerimaan pajak termasuk pajak bumi dan bangunan,” ujar Eman.
Wali Kota Eman menegaskan para Camat, Lurah yang merupakan Garda terdepan agar dapat memberikan teladan dalam pembayaran pajak dimasing-masing wilayahnya, kepada para Camat agar supaya membentuk tim intensifikasi PBB tingkat Kecamatan untuk membantu para Lurah dalam hal penagihan PBB-P2 dan upayakan pada tahun 2017 ini Kota Tomohon harus lunas PBB 100 persen sebelum jatuh tempo pada tanggal 31 Oktober 2017.
“Kenaikan PBB pada tahun 2017 ini disebabkan karena ada penyesuaian harga NJOP (Nilai Jual Objek Pajak) di Kota Tomohon, sehingga hal ini para Camat dan Lurah harus mensosialisasikan kepada masyarakat,” jelasnya.
Pada kesempatan tersebut Eman memberikan apresiasi kepada kelurahan yang lunas PBB 100 persen pada Tahun 2016 lalu, dan diharapkan pada tahun ini untuk tetap menunjukan kinerja yang baik.
“Saya berjanji untuk merespon keberhasilan lunas PBB-P2 100 persen sebelum jatuh tempo tentunya akan diberikan reward kepada mereka yang berprestasi, karena hal ini juga merupakan salah satu tolak ukur penilaian kinerja bagi Camat dan Lurah,” pungkasnya.
Sementara Kepala BKD (Badan Keuangan Daerah) Drs Gerardus Mogi menjelaskan kegiatan ini dimaksudkan untuk memotivasi masyarakat khususnya wajib pajak untuk melunasi pajaknya lebih awal dari waktu yang ditentukan serta membudayakan masyarakat sadar membayar pajak dan menjadikan sebagai pelopor pembayar pajak, serta menumbuhkan rasa kepedulian masyarakat untuk mendukung pembangunan.
Mogi menguraikan presentase realisasi PBB-P2 Kota Tomohon per Kecamatan pada tahun 2016 yakni Kecamatan Tomohon Utara realisasi 89,70 %, Tomohon Tengah 90,27 %, Tomohon Selatan 92,34 %, Tomohon Timur Lunas 100 %, sedangkan Tomohon Barat realisasinya 92,23 %.
“Persentase pencapaian realisasi PBB-P2 Kota Tomohon khusus tahun 2016 adalah 91,59 %, diharapkan pada tahun 2017 ini semua kelurahan bisa lunas PBB 100 %,” ujar Mogi.
Kesempatan itu Walikota Tomohon menyerahkan secara simbolis SPPT (Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang) dan DHKP (Daftar Himpunan Ketetapan Pajak) PBB kepada para Camat sekaligus penandatanganan berita acara penyerahan, dan nantinya diteruskan kepada para Lurah.
Saat bersamaan Walikota bersama Wawali, Ketua DPRD bersama pimpinan dan anggota DPRD serta jajaran Pemkot yang hadir melakukan pembayaran langsung PBB.
Tampak hadir Ketua DPRD Ir Miky Wenur, Kasubag Pembinaan Anita Kulla SH mewakili Kajari Tomohon, anggota DPRD Piet Pungus SPd, serta para pejabat eselon dua dan tiga Jajaran Pemkot Tomohon termasuk para Camat dan Lurah se Kota Tomohon. (denny)















