
MINUT-Kepolisian Resor (Polres) Minahasa Utara (Minut), dalam pelaksanaan Operasi Pekat Samrat ll Tahun 2017 terhitung dari tanggal (18/10) sampai (01/11), berhasil mengamankan ribuan (1.469) botol Minuman Keras (Miras) berbagai jenis.
Kapolres Minut AKBP Alfaris Pattiwael SIK MH mengungkapkan, bahwa selama pelaksanaan operasi Pekat Samrat II berhasil mengamankan ribuan botol miras.
“Polres Minahasa Utara (Minut) berhasil mengamankan ribuan botol Minuman Keras (Miras) berbagai jenis di Wilayah Hukum Polres Minut,” terang Pattiwael, saat menggelar Press Release hasil Operasi Samrat ll tahun 2017, pada Jumat (03/11/17) di aula Mapolres Minut.
Dikatakan Pattiwael, jenis-jenis Miras yang berhasil disita antara lain, Kesegaran FO 80 Botol, Casanova 387 Botol, Selera Sari 100 Botol, Casablanca 265 Botol, Segaran Sari 34 Botol, jumlah keseluruan 1.469 Botol.
Selain minuman industri, dikatakan Pattiwael, Polres Minut juga berhasil mengamankan Miras lokal jenis Cap Tikus sebanyak 42 Liter.
“Dari berbagai jenis minuman yang disita Polres Minut berhasil mengamankan tersangka 13 orang. Kemudian disidangkan dalam paket 4 kali sidang. Dari ribuan botol Miras yang disita, paling banyak di Desa Kolongan Tetempangan Kecamatan Kalawat yaitu mencapai 1.143 botol sisanya dari Desa Maumbi kecamatan Kalawat yaitu 265 botol jenis Valentine dan 19 botol dari hasil binaan dari 32 orang yang asyik miras,” tukas Pattiwael.
Lanjutnya, untuk tindakan, khususnya Minuman Keras tidak semua yang kita laksanakan sidang. Itu dikarenakan ada beberapa temuan barang bukti orangnya sudah kabur, sehingga yang tertangkap tangan itu yang kita proses.
“Namun untuk konsentrasi atau dari jumlah volume dari barang bukti yang ditemukan melalui sidang tindak pidana ringan (Tipiri) maupun yang lari, yang lebih banyak itu yang ditemukan dan disidak. Artinya hanya minuman lokal saja yang pada saat itu segerombolan anak muda yang berkumpul dan meninggalkan barang bukti,” jelas Kapolres AKBP Alfaris Pattiwael SIK MH didampingi Kasat Reskrim AKP Ronny Hendry Maridjan SSos dan Kasat Narkoba AKP Noldi Harimu.
Ditegaskan Pattiwael, bahwa Operasi Pekat Samrat II dengan slogan jangan sampai miras merepotkan kita, telah dilaksanakan sangat optimal.
“Dengan melaksanakan kegiatan- kegiatan kepolisian yang ditingkatkan, ditambah dengan program-program unggulan bidang operasional. Serta kegiatan yang digelar Polres Minut rutin setiap hari, masyarakat di Kabupaten Minut hampir keseluruhan sudah mulai sadar akan hukum,” ujar Kapolres Alfaris Pattiwael.
reinold


