
Minut-Kapolres AKBP Alfaris Pattiwael SIK MH bersama Dandim 1310 Bitung Letkol Infanteri Deden Handayana SE datang mengunjungi Desa Maen Kecamatan Likupang Timur untuk mengecek Kamtibmas desa Maen pada Rabu, 14/02/2018.
“Kami perwakilan Forkopimda dan Bupati Minut Vonnie Anneke, saya sebagai penanggung jawab Kamtibmas dan Dandim yang mempunyai tanggung jawab yang sama, kedatangan kami di sini dengan tujuan yang sangat baik, sangat mulia untuk memastikan bahwa warga kami yang ada di desa Maen ini dalam keadaan sehat walafiat, dalam keadaan tentram, dalam keadaan damai dan semua dapat beraktifitas, tidak ada permasalahan berarti yang menyita pikiran, yang menyita tenaga dari pada saudara saudara kita semua yang ada di desa Maen ini”, ujar Kapolres Minut setelah berkeliling mengunjungi dari rumah ke rumah warga desa Maen untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat di desa Maen yang tetap kondusif.

Kapolres bersama Dandim saat melakukan pertemuan dengan Imam Masjid Ar Rahman yakni Mahyudin Abasi dengan mantan Imam Tengku Muslim Blongkod mengatakan bahwa isu adanya paham radikal tidak benar. Yang terjadi adalah hanya masalah pemilihan Imam Masjid Ar Rahman, dimana kubu mantan Imam Tengku H Blongkod tidak menerima atas kekalahan dari Imam terpilih yakni Mahyudin. Tapi itu semua sudah diselesaikan di Kantor Camat oleh unsur Tripika Kecamatan Liktim dan sudah dibuatkan surat damai.
“Tentunya kita tahu bahwa dalam dua hari ini mungkin ada informasi-informasi yang mungkin meresahkan warga kita, tidak terkecuali meresahkan warga Minahasa Utara dan Sulawesi Utara secara umum. Jadi bukan hanya warga kampung dan desa Maen saja yang mungkin terganggu atau tidak nyaman, tetapi tempat lain juga merasakan seperti itu.
Permasalahan isu-isu radikalisme itu, kita buang jauh-jauh untuk tidak menerima isu-isu tersebut! Tetapi kita juga memiliki tanggung jawab, apabila ada ajaran-ajaran seperti itu yang tidak sesuai dengan ajaran-ajaran secara umum yang diajarkan oleh agama kita masing masing, tolong itu juga kita berusaha untuk melarang, menolak dan dapat menginformasikan secara cepat.
Mari kita hidup seperti biasa, tidak ada lagi rasa dengki, cemburu, rasa tidak senang, rasa ada pikiran yang mengganggu kita. Hendaknya Imam juga bisa menjamin untuk memberikan kesejukan kepada warga masyarakat sini khususnya saudara-saudara kita yang beragama muslim untuk mereka bisa hidup rukun, tentram dan damai sesuai Icon Sulawesi Utara, Torang Semua Basudara, Sitou Timou Tumou Tou”, ujar Kapolres memberikan pencerahan kepada masyarakat warga desa Maen yang antusias.
Dandim 1310 Bitung Letkol Infanteri Deden Hendayana SE mengatakan, “Kedatangannya kami untuk menenangkan warga, menjamin keamanan, kenyamanan dan ketentraman masyarakat warga desa Maen terkait isu radikalisme yang tidak benar adanya. Sejauh ini tidak ada permasalahan itu terjadi!”, tegas Deden Hendayana didampingi Kapolres AKBP Alfaris Pattiwael.
Kunjungan di desa Maen diikuti juga oleh Kasat Binmas Polres Minut AKP Johan Kalempouw, Kasat Intelkam Iptu Boy Rawung SIK, Kapolsek Likupang Iptu Hendrik Rantung, Kasubag Humas AKP Hilman Muthalib SH, KBO Intelkam Iptu R Mawuntu, anggota TNI dari Kodim 1310-06 Bitung, anggota Koramil Likupang dan dihadiri oleh tokoh-tokoh agama, tokoh masyarakat, staf Kecamatan Liktim, Sekdes Maen, jamaah masjid Ar Rahman dan masyarakat desa Maen.
reinold


