SAS: Pembakuan Nama Rupabumi Merupakan Program Nasional Yang Harus Dilakukan Di Daerah

Tomohon180 Dilihat

TOMOHON – Pembakuan nama rupabumi unsur buatan dan alami merupakan Program Nasional (Pronas) yang juga harus dilakukan didaerah. Hal tersebut dikatakan  Wali Kota Tomohon  Jimmy Feidie Eman SE Ak melalui Wakil Wali Kota Syerly Adelyn Sompotan (SAS) saat membuka kegiatan  yang diprakarsai oleh Biro Pemerintahan dan Otda Setda Provinsi Sulawesi Utara di rumah dinas Walikota Tomohon, Selasa (11/7/17).

“Pembakuan nama juga sebagai upaya melakukan tertib administrasi wilayah pemerintahan, kenyamanan dan ketertiban sosial, membangun karakter bangsa, melestarikan warisan budaya, dan membangun jati diri bangsa, kebijakan ini juga sangat perlu  dilakukan mengingat aset yang dimiliki negara Indonesia ini sangat luar biasa banyaknya, sehingga perlu diinventarisasi dengan cermat,” ujar SAS.

Kepala bagian pemerintahan Setda Provinsi Sulut Drs James Kewas MSi menjelaskan bahwa dalam penentuan titik koordinat dilapangan terkait dengan penamaan daerah, jalan, gedung dan sebagainya dipandang perlu untuk dilakukan pendataan penamaan rupabumi unsur buatan dan alami sebagai bagian dari pelaksanaan tertib administrasi di daerah masing-masing.

Baca juga:  Aktifitas Galian C di Desa Matani Sudah Lama Berhenti

“Tujuan kegiatan ini adalah memperkuat koordinasi, pembinaan dan pembakuan nama rupabumi unsur buatan dan alami di Provinsi Sulut, serta tersedianya data yang akurat, akuntabel dan terkini sehingga tercipta tertib administrasi,” jelas Kewas.

Hadir pada kesempatan itu para Asisten yang membidangi pemerintahan bersama para Kabag Pemerintahan, para kasubag yang membidangi Toponimi Kabupaten/Kota se Sulawesi Utara. (denny)                      

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Speed News Manado di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *