
TOMOHON – Untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat Kota Tomohon, Pemerintah Kota Tomohon melalui Dinas Kesehatan dan Sosial Kota Tomohon telah melakukan berbagai upaya peningkatan mutu dan kinerja. Diantaranya upaya peningkatan pelayanan kesehatan yakni melalui akreditasi yang merupakan pengakuan yang dilakukan oleh lembaga independen penyelenggara akreditasi yang ditetapkan oleh menteri setelah memenuhi standar akreditasi.
Wali Kota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak menyambut hangat Tim Surveior dalam rangka Akreditasi Puskesmas bersamaan dengan Lomba Puskesmas Santun Lansia Tingkat Provinsi Sulawesi Utara, Rabu (16/11/16) di Puskemasi Matani.
Ketua Tim Surveior dr Zunirman asal Kota Padang ini mengapresiasi keseriusan Pemerintah Kota Tomohon dalam bidang kesehatan. Tujuan dari Tim Surveior yakni meningkatkan mutu dan keselamatan pasien, meningkatkan perlindungan SDM kesehatan masyarakat dan lingkungannya juga meningkatkan kinerja puskesmas.
Wali Kota dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kota Tomohon berupaya memberikan pelayanan kesehatan sebagai bentuk komitmen meingkatkan kesehatan bagi masyarakat.
Wali Kota juga berharap kepada Tim Surveior agar memberikan bimbingan dan koreksi-koreksi terhadap hasil-hasil dan data yang terdapat disana agar Pemerintah Kota Tomohon bisa memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.
“Kota Tomohon sudah ada 5 Puskesmas di 5 Kecamatan dan 44 Puskesmas Pembantu yang tersebar di seluruh Kelurahan Kota Tomohon. Untuk itu mari kita bersama-sama mensukseskan Kota Tomohon Kota Sehat,” ujar Eman.
Turut hadir dalam acara Penerimaan Tim Surveior, Anggota Tim Surveior dr Luisa Pongajow dan dr Alex Turangan, Kepala Dinas Kesehatan dan Sosial Kota Tomohon Dr Deesje Liuw M Biomed, Camat Tomohon Tengah Ronald Kalesaran SE, Kepala Puskesmas Matani dr Christin Emor M Kes dan para staf puskesmas serta staf dinas kesehatan Kota Tomohon.
(Denny Poluan)


