Situs Budaya Waruga di Lokasi Pembangunan Waduk Kuwil Minut Terancam Rusak

Minahasa Utara270 Dilihat
Situs budaya Waruga dilokasi pembangunan waduk kuwil terlihat meprihatinkan
Situs budaya Waruga dilokasi pembangunan waduk kuwil terlihat meprihatinkan

MINUT–Situs Budaya Waruga dari  nenek moyang Suku Tonsea Minahasa Utara (Minut) terancam rusak.

Pasalnya, keberadaan Waruga tersebut bertepatan dengan lokasi proyek pembangunan waduk kuwil Kawangkoan Kecamatan Kalawat Minut. Dimana tujuan pembangunan waduk kuwil tersebut untuk mengatasi banjir manado, penyediaan air baku untuk kota Manado, Minut dan Bitung, penyediaan pasokan energi listrik serta pengembangan pariwisata.

Terkait dengan terancam rusaknya situs waruga, karena bertepatan bersamaan lokasi akan dibangunnya waduk Kuwil.

Tokoh adat Minut Utu Mandagi, mengapresiasi dan mendukung program pemerintah, untuk membangun waduk kuwil di Minut.

Namun diharapkannya, pihak pengembang dapat menghormati budaya leluhur daerah yakni Waruga.

Disarankannya pihak Balai Sungai, kontraktor dan pemerintah Minahasa Utara secepatnya mengatasi permasalahan tersebut, agar waruga yang ada sejak ribuan tahun silam dan merupakan kuburan nenek moyang Suku Tonsea tidak rusak.

Baca juga:  Gudang Tempat Penimbunan BBM Bersubsidi Beroperasi BebasTanpa Tersentuh Aparat Penegak Hukum (APH) Polres Minahasa Utara

“Waruga-waruga ini sudah ada sebelum agama ada di Minahasa. Kita umat manusia yang ada di tanah Toar Lumimuut ( Minahasa) sangat menghomati leluhur yang ada di Minahasa, sehingga kalau melihat Waruga di telantarkan kami tidak terima,” tegas Mandagi.

Sementara itu Anggota DPRD Minut Lucky Kiolol menegaskan, pemerintah seharusnya dengan kewenangannya. Sesuai dengan UU Nomor 11 Tahun 2010 pasal 96 huruf m dapat memindahkan atau menyimpan cagar budaya untuk kepentingan pengamanan, tentunya dengan memperhatikan kearifan lokal agar tidak berbenturan dengan proyek pemerintah untuk kepentingan masyarakat banyak.

“Waruga yang ada di lokasi pembangunan Waduk, dapat di pindahkan dengan upacara adat yang melibatkan tokoh- tokoh adat Tonsea,”pungkas Kiolol.

Baca juga:  Gudang Tempat Penimbunan BBM Bersubsidi Beroperasi BebasTanpa Tersentuh Aparat Penegak Hukum (APH) Polres Minahasa Utara

 

(reinold)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Speed News Manado di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *