
TOMOHON – Wakil Walikota Tomohon yang juga sebagai Ketua Majelis Pemuda Indonesia (MPI) Kota Tomohon beserta jajaran Pengurus DPD KNPI Kota Tomohon melakukan aksi penggalangan dana terhadap korban bencana alam banjir dan longsor di Kepulauan Sangihe Sulawesi Utara beberapa waktu lalu.
Gerakan penggalangan dana ini dalam bentuk meminta sumbangan bagi setiap kendaraan roda dua dan empat yang melintas di seputaran tugu patung Tololiu Matani III.Kegiatan ini murni upaya untuk meringankan masyarakat di daerah Kepulauan Sangihe dan sekitarnya yang terkena dampak bencana alam.
Kepada speednews-manado.com Wawali SAS mengatakan Slogan “Torang samua basudara” bukan hanya sekedar slogan,tapi kami ingin mengimplementasikan dalam kehidupan kita sehari hari termasuk peduli dengan sesama yang di timpa kesusahan salah satunya di kepulauan Sangihe yang kita tahu bersama sedang mengalami musibah.
Sebagai wujud rasa persaudaraan melalui KNPI Kota Tomohon ingin membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang berada di Sangihe dengan menggalang dana seperti yang kami lakukan hari ini.
“Saya selaku Ketua Majelis Pemuda Indonesia Kota Tomohon bersama KNPI Kota Tomohon dan tentunya masyarakat Kota Tomohon ikut prihatin atas musibah banjir dan tanah longsor yang terjadi baru-baru ini, dan bentuk dari kepedulian itu KNPI pun merasa terpanggil untuk menggalang dana dari masyarakat guna meringankan beban saudara-saudara kita yang terkena dampak bencana,” ungkap SAS yang juga sebagai Wawali Tomohon pada speednews-manado.com, Sabtu (25/6/16).
Diungkapkan SAS,salah satu bentuk kepedulian dan solidaritas pemuda untuk korban bencana. Dan apa yang kami laksanakan hari ini merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial untuk korban bencana. Kami juga ikut merasa prihatin dengan kejadian tersebut,
“Meskipun bantuan yang disalurkan tidak banyak, akan tetapi diharapkan dapat sedikit meringankan beban korban.Apa yang kami berikan nilainya tidak seberapa. Kami juga berharap semua elemen masyarakat juga ikut berperan aktif dalam kepedulian sosial bagi korban bencana alam,” tuturnya.
Hadir mendampingi SAS, Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Tomohon Pdt Arther Wuwung STh, Sekretaris Swingly Ngantung SE, Bendahara Rino Lapian, beserta segenap pengurus KNPI Kota Tomohon dan sejumlah anggota pemuda dari berbagai OKP yang berada dibawa naungan KNPI.
(Denny Poluan)


