Sampai Hari ini Tidak Ada Penambahan Pasien Terkonfirmasi Covid-19 di Tomohon

Tomohon219 Dilihat
gugus tugas percepatan penanganan covid-19 kembali merilis data terbaru

 

TOMOHON – Puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, karena selang dua hari ini di antara sekian banyaknya pertambahan jumlah pasien terkonfirmasi positif covid-19 di provinsi Sulawesi utara, tidak ada pertambahan kasus baru di Kota Tomohon.

 

“Mari kita terus berdoa dan mendekatkan diri kepada Tuhan agar pandemi ini segera berlalu, dan Kota Tomohon tetap dalam perlindungannya,” kata Yelly Potuh juru bicara gugus tugas percepatan penanganan covid-19 di Kota Tomohon melalui rilis resmi, Sabtu (13/06/20).

 

“Puji dan syukur patut pula kita naikkan ke hadiratnya oleh karena bertambah lagi 1 orang pasien terkonfirmasi positif covid-19 yang dinyatakan sembuh dan telah keluar rumah sakit,” ungkapnya.

 

Dengan demikian sampai hari ini di Kota Tomohon sudah 17 orang pasien terkonfirmasi positif covid-19 yang sembuh dari total 38 orang pasien yang tercatat.

 

Oleh karena itu, kata Potuh, kembali seluruh masyarakat diedukasi bahwa covid-19 bisa sembuh. Namun demikian, gugus tugas mengingatkan bahwa hal ini jangan sampai mengurangi kewaspadaan kita semua. Covid-19 masih tetap ada dan belum ditemukan vaksin-nya hingga saat ini.

 

“Begitu juga dengan transmisi lokal yang ada di daerah kita, juga harus tetap diwaspadai. Mari kita tetap optimis, tetap semangat, berjuang bersama, sambil tetap patuh dan taat pada himbauan pemerintah, serta tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan dengan ketat,” terangnya.

 

Sedangkan Pasien dalam pengawasan atau PDP di Kota Tomohon hari ini bertambah 4 orang, sehingga total jumlah PDP tercatat 29 orang.

 

Masyarakat perlu mengetahui bahwa kriteria PDP dari seorang pasien yang ditentukan berdasarkan diagnosis awal belum berarti yang bersangkutan positif covid-19, namun pasien tetap ditangani sesuai protokol covid-19 sebagai upaya pencegahan sebelum diterimanya hasil swab test sebanyak dua kali negatif, atau hingga pihak rumah sakit menyatakan pasien tidak lagi masuk kriteria pdp.

 

“Kita selalu berharap hasil swab test pasien adalah negatif (bukan covid-19), namun jika pun hasilnya positif maka pasien sudah ditangani sesuai protokol yang berlaku,” tandasnya. (redaksi)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Speed News Manado di saluran WHATSAPP