
TOMOHON – Wali Kota Tomohon, Jimmy F. Eman,SE. Ak menutup Bimbingan Teknis (Bimtek) Smart City Penyusunan Master Plan di Aula Tulip Inn, Kelurahan Paslaten Kecamatan Tomohon Timur. Jumat, (03/11/17).
Dalam kegiatan ini dilakukan penandatangan komitmen bersama menuju smart city yang dilakukan oleh Walikota dan para Pejabat Eselon II dan III yang ada di Pemerintah Kota Tomohon, itu menandakan pemerintah Kota Tomohon serius dengan program tersebut.
‘’Ini merupakan kepercayaan yang diberikan dan harus kita manfaatkan sebaik-baiknya, selanjutnya tingga upaya dan kerjasama kita semua untuk mewujudkannya,” ujar Eman.
Wali Kota Eman mengharapkan tahun 2019 mendatang Kota Tomohon ikut dalam Program Smart Nation Pemerintah Pusat.
Sebagai pendamping dari Kemenkominfo RI, Harry Kusdaryanto mengharapkan Kota Tomohon untuk bekerja keras membangun dan merealisasikan Program Smart City agar masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara nyata.

“Susun dan dukung program yang dapat membuat Tomohon jadi Kota Cerdas, Aman, Pelayanan yang Mudah, dan Nyaman untuk ditinggali/dikunjungi serta jadi daya tarik Nasional maupun International,” pungkasnya.
Kepala Dinas Komunikasi dan informatika Kota Tomohon Hengkie Y Supiy, SIP mengungkapkan Smart City sendiri masuk dalam Program Dedicate Emas Walikota dan Wakil Walikota periode Tahun 2107-2021 sehingga, program pendampingan ini menjadi kesempatan berharga bagi Kota Tomohon untuk merealisasikannya.
“Bimtek kali ini adalah pendampingan terakhir di Kota Tomohon, untuk mempersiapkan Master Plan Smart City,” ungkap Supit.
Dalam kesempatan ini juga hadir Ketua DPRD Kota Tomohon Ir. Miky J. L. Wenur yang memberi materi tentang Peran DPRD dukung Smart City. Dikatakannya DPRD mendukung dalam hal Legislasi, Anggaran dan Pengawasan.
Selanjutnya Diskominfo dan Tim Pendampingan Kemekominfo RI, melakukan beberapa peninjauan potensi daerah yang ada di kota Tomohon seperti Puncak Temboan, Pasar Beriman/Pasar Ekstrim dan Bukit Doa. (denny)


