Dilaporkan Keluarga Dibawa Kabur Oknum Kumtua, ini Penjelasan CW

Minahasa Utara482 Dilihat

 

Minut – CW Alias Titi, warga Minsel mengaku tidak pernah lari atau dilarikan oleh oknum Hukum Tua Kampung Ambong Likupang. Hal ini dikatakan Titi guna membantah postingan Enjely Pontoh melalui akun Facebooknya yang mengatakan dirinya tidak pulang kerumah sejak 26 Februari karena dibawa kabur oleh oknum Hukum Tua.

Titi menjelaskan bahwa postingan Enjely Pontoh tidak benar dan bahkan sudah mencemarkan nama baiknya bersama Hukum Tua Kampung Ambong, FK alias Fenky.
Pasalnya, ia tidak pulang kerumah bukan karena dibawa kabur oleh FK, melainkan ia sengaja berdiam diri dirumah pamannya, di Sonder, karena ia takut dipukul oleh ibunya.

“Kita nda lari deng Kuntua. Kita nyanda pulang karena tako mama mo pukul. Jadi kita badiam pa om pe rumah di Sonder. Karena itu, kita merasa nama baik tercemar karena postingan itu. Sudah jo kita, mar Kumtua yang nintau apa-apa, jadi ta bawa-bawa dalam masalah ini”, ujar Titi dengan dialeg Manado saat dihubungi via telepon, Kamis (17/3).

Baca juga:  PSPD Nelayan di Likupang Dua Menjual BBM Bersubsidi Tanpa Meminta Surat Rekomendasi Yang Berlaku

Selain postingan FB, ia juga akan mendatangi Polda Sulut untuk memberikan keterangan kepada penyidik terkait laporan ibunya kepada FK yang dituding telah melarikan dirinya sehingga tidak pulang kerumah. Laporan tersebut menurutnya sangat tidak mendasar karena selama tidak pulang kerumah, ia bersama om atau pamannya di Sonder, bukan dibawa kabur oleh FK.

“Rencana kita mo ke Polda untuk memberikan keterangan terkait mama pe laporan Kumtua FK da selari pa kita. Saat ini kita so komunikasi dengan orang rumah soal masalah ini, yang pasti kita ini bukan anak kacili kong orang boleh mo bawa lari, sama deng dorang pe postingan dan mama pe laporan”, tandasnya.

Baca juga:  PSPD Nelayan di Likupang Dua Menjual BBM Bersubsidi Tanpa Meminta Surat Rekomendasi Yang Berlaku

Ia juga meminta maaf kepada Hukum Tua Kampung Ambong yang namanya ikut tercemar akibat postingan Facebook itu dan sempat menjadi bahan cibiran warganet.

Sementara FK saat dihubungi enggan memberikan komentar lebih. Ia hanya menegaskan jika tudingan dan laporan terkait dirinya melarikan CW Alias Titi tidak benar.

“Saya hanya ingin menegaskan tidak pernah melarikan atau menyembunyikan CW Alias Titi. Soal postingan di Facebook yang menyudutkan dan menyerang pribadi saya, biarkan saja nanti Tuhan yang membalas, yang pasti saya tidak melalukan apa yang dituduhkas”, tegas FK alias Fenky.

(enol)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Speed News Manado di saluran WHATSAPP