Komisi III Hearing Bersama PT PLN Suluttenggo

Sulut718 Dilihat

 

PLN Suluttenggo
Hearing Komisi III DPRD Sulut dengan PT PLN Suluttenggo

 

SULUT – Komisi III DPRD Sulut Mengadakan hearing bersama pihak PT PLN Suluttenggo, terkait dengan terjadinya pemadaman  listrik di Pulau Bunaken.

 

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) guna untuk menjadikan pariwisata sebagai salah satu ujung tombak ekonomi di Sulut, tidak serta merta mendapat respon dan dukungan.

 

Seperti yang terjadi di Pulau Bunaken yang merupakan icon pariwisata Sulut saat ini notabenenya sedang menikmati pasokan listrik dari 3 mesin diesel dan 1 Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

 

Namun sebagaimana diakui General Manager (GM) PT PLN Suluttenggo Edison Sipahutar melalui GM PT PLN Area Manado Paulce Mangundap dalam hearing Komisi III DPRD Sulut, Selasa (27/03/18) siang ini, terjadi gangguan 1 unit mesin dengan daya 250KW di Pulau Bunaken sehingga masih terjadi pemadaman bergilir.

 

“Memang ada terjadi kerusakan mesin, dan diusahakan minggu depan sudah kembali beroperasi. Sebenarnya untuk Bunaken dayanya cukup dengan mesin yang ada ditopang PLTS namun dengan kerusakan 1 mesin sangat mengganggu,” ujar Mangundap.

 

“Dan pemadaman disana 40KW itu diatur bergilir selama kurang lebih 3-4 jam. PLN memang memberikan fokus kepada Pulau Bunaken karena sebagai salah satu objek wisata penting di Sulut, di akhir tahun lalu kami tambah mesin 1 dengan 250Kw. Disana ada 3 meain diesel dan PLTS 1, dan PLTS dayanya menurun karena baterainya bermasalah,” Jelas Mangundap.

 

Menyikapi hal tersebut, pimpinan hearing yang juga Wakil Ketua Komisi III DPRD Sulut Amir Liputo didampingi Sekretaris Komisi Edisson Masengi berharap, pemadaman yang terjadi seperti aspirasi yang diterima tidak menggangu perkembangan industri di Pulau Bunaken.karena apabila terjadi maka Icon Pariwisata dari Provinsi ini akan kurang di minati wisatawan

 

“Kami (Komisi III, red) berharap hal tersebut bisa diantisipasi secepat mungkin. Apalagi Bunaken adalah Icon Sulut yang mendunia, kalau terjadi pemadaman di Bunaken bukan hanya diketahui dan dirasakan warga sekitar, namun warga negara asing yang datang menikmati Bunaken juga merasakannya dan bisa menjadi citra buruk bagi Sulut,” tuturnya. (ika)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Speed News Manado di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *