Pemkot Tomohon Terima Kunjungan Kerja Anggota DPD RI

Tomohon143 Dilihat
Foto : Humas

TOMOHON – Pemerintah Kota Tomohon melalui Sekretaris daerah Kota (Sekdakot)  Tomohon Ir. Harold Victor Lolowang M.Sc, menerima Kunjungan Kerja (Kunker) anggota DPD RI Marhany Pua dan Ir. Stefanus BAN Liow beserta rombongan di Kantor Walikota Gedung ex DPPKBMD, Senin (6/11/17). Kunjungan Kerja ini dalam rangka penyerahan hasil reses DPD RI di wilayah Sulawesi Utara.

Sekot Lolowang dalam sambutannya memaparkan beberapa hal kepada para anggota DPD RI diantaranya aspirasi berkaitan dengan ketahanan pangan, dinas kesehatan, diantaranya masalah Rumah Sakit Daerah. “Tenaga Dokter sangat dibutuhkan nantinya, sedangkan formasi untuk Tenaga Dokter tidak ada di kota Tomohon dan kita harus ikut sesuai aturan pusat dalam hal formasi,”  ujar Sekot

Selanjutnya berkaitan dengan Jamaah Haji tentang pemberian uang saku, dan Dinas Pendidikan terkait masalah guru guru yang masih dibayar 700 hingga 800 ribu perbulan yang  masih dibayar oleh dana BOS.

“Formasi penerimaan guru harus dari pemerintah pusat. Padahal khususnya guru sudah sangat minim di kota Tomohon. Ini menjadi persoalan yang terjadi di kota Tomohon dan perlu penanganan dari pusat,” ungkap lolowang.

Anggota DPD RI Ir. Marhany Pua pada kesempatan tersebut mengatakan bahwa kegiatan kunker kali ini yang pertama  dilaksanakan dengan Pemkot Tomohon kemudian dilanjutkan dengan DPRD Tomohon.

“Besok ada kegiatan di PGE Lahendong terkait tindaklanjut soal kontribusi panas bumi bagi Kota Tomohon dan Minahasa,” ujar Pua.

Diketahui, Ir. Marhani Pua adalah anggota DPD RI Komite II Bidang Pertanian, Energi Infrasturutur Jalan Jembatan, Sumber Daya Ekonomi  sedangkan Ir. Stefanus BAN Liow  adalah anggota DPD RI  Komite III Bidang Agama, Kesehatan, Pendidikan dan Kesejahteraan Rakyat.

Ir. Stefanus BAN Liow  mengatakan bahwa tujuan kunjungan kerja ini juga untuk membahas UU yang perlu revisi, misalnya UU terkait pangan, UU terkait tentang pendidikan, kesehatan, keagamaan dan perjalanan haji, bantuan uang saku jemaat haji dan masukan lain.

“Kami berharap kami boleh mendapat saran dan masukan untuk ditindaklanjuti, jika ada yg berkaitan dengan kewenangan provinsi maka kami akan berkordinasi dengan Gubernur, dan memang setiap ada persoalan kami selalu melibatkan pihak terkait termasuk Kementerian. Jadi dalam reses ini kami fokus menyerap aspirasi dari masyarakat dan pemerintah,”  tutur Liow.

Hadir dalam kegiatan  ini Asisten Umum Novi Politon, SE, Asisten PerekonomianRonni Lumowa, S.Sos, M.Si dan para kepala SKPD terkait serta jajaran pemerintah Kota Tomohon. (denny)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Speed News Manado di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *