Masukan CV/Biodata, JWS Optimis Diusung PDI Perjuangan di Pilkada Minahasa 2018 

Politik203 Dilihat
Koordinator Tim Penjaringan PDI-Perjuangan Frangky Wongkar SH saat menerima CV/Biodata yang dimasukan Incumbent Bupati Minahasa JWS

TIM Penjaringan Bakal Calon (Balon) Bupati dan Wakil Bupati Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Selasa (21/11/17), bertempat di Sekretariat PDI-P di Jalan Soekarno Maumbi Kabupaten Minahasa Utara (Minut).  Menerima kedatangan Incumbent Bupati Minahasa Jantje Wowiling Sajouw (JWS), untuk memasukan berkas guna mendapatkan kendaraan PDI-P pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Minahasa Tahun 2018 nanti.

Terpantau Media ini, Koordinator Tim Penjaringan PDI-P Frangky Wongkar SH, menyambut kedatangan JWS dan menerima berkas berupa CV/Biodata JWS untuk papan satu Pilkada Minahasa.

Menurut Koordinator Tim Penjaringan Frangky Wongkar, pihaknya mengakui bahwa partai memiliki mekanisme dalam menentukan calon.

“Ada tiga tahapan yang harus diikuti yakni penjaringan, penyaringan dan penetapan calon. Hari Jumat dan Sabtu nanti adalah tahap pendaftaran. Siapa yang diundang berarti telah melewati tahap seleksi CV,” jelas Wongkar.

Kepada Wartawan, Jantje W Sajow mengatakan, pihaknya optimis didukung oleh PDI-P dalam Pilkada Minahasa 2018 nanti.

” Saya optimis diusung oleh PDI-P, kalau pesimis tidak mungkin saya ada disini. Partai sudah bisa melihat siapa-siapa yang bisa memenangkan partai. Partai juga tidak mau kalah, saya juga tidak mau kalah dalam bertanding. Anda bisa lihat sendiri, partai tidak memberikan pertanyaan kepada saya karena partai sudah tahu jawaban saya, lewat apa yang sudah saya lakukan selama ini,” terang JWS optimis mendapat kendaraan moncong putih dalam helatan Pilkada Minahasa.

Ditambahkan Sajow, Kemenangan PDI Perjuangan di Sulut, Minahasa menjadi penyangga utama. JWS pun mengatakan bahwa dirinya selalu setia dengan PDI-P hingga sekarang.

“Banyak orang yang ketika mendaftar sangat serius. Tapi, ketika sudah didalam mereka lari dari PDIP. Makanya partai melakukan penyaringan untuk melihat konsistensi dan komitmen dari yang bersangkutan. Dan komitmen itu ada dalam diri saya,”pungkasnya.

Intinya dikatakan Sajouw, partai punya mekanisme untuk menetukan, baik dari segi suara maupun power politiknya. Itu sudah ada dalam diri Gubernur untuk mengusung calon.

“Survey sudah berjalan, baik survey internal maupun external. Kalau saya, tidak sampai 40℅ saya tidak akan maju. Karena survey saya lebih dari itu, makanya saya ada disini,” tambahnya.

JWS pun mengaku kalau tidak terusung partai PDI Perjuangan, dirinya akan memilih berkebun,

“Kalau tidak keluar, saya akan berkebun. Berarti waktu saya sudah habis, biarkan anak-anak yang melanjutkan,” tuturnya.

 

(ika)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Speed News Manado di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *