Gelar Uji Kompetensi, LKP Elizabeth Dapat Apresiasi Dari Pemkot Tomohon

Tomohon238 Dilihat
Kadis Dikbud DR Dolvin Karwur (ke-dua dari kiri) saat membuka kegiatan uji kompetensi (foto: denny)

TOMOHON – Wali Kota Tomohon di wakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) DR Juliana Dolvin Karwur MKes, MSi membuka kegiatan Uji Kompetensi khusus tata kecantikan rambut dan tata rias pengantin yang di laksanakan di Lembaga Khusus Pendidikan (LKP)  Elizabeth Matani III, Senin (27/11/17). Uji Kompetensi ini bekerjasama dengan Lembaga Sertifikasi Kompetensi (LSK).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tomohon dalam arahannya menyampaikan rasa bangga dan apresiasi bagi Lembaga Khusus Pendidikan (LKP) yang ada di Kota Tomohon yang sudah bergabung di tempat uji kompetensi, karena anda semua Tomohon semakin memiliki kesejahteraan yang meningkat.

Jadi, kata Karwur  inti dari Uji Kompetensi ini adalah untuk meningkatkan perekonomian, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan tidak hanya mencetak dalam pendidikan formal di sekolah untuk menjadikan anak-anak yang cerdas, tetapi juga Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bagian dari bagaimana membina dan melaksanakan pendidikan non formal, dan ini adalah pendidikan non formal pendidikan yang dilaksanakan di masyarakat dan dibina oleh pemerintah dan masyarakat sebagai penyelenggara melalui LKP-LKP yang ada.

Kadis Dikbud Tomohon dan Kepala LKP Elizabet (foto: denny)

“Dengan adanya Uji Kompetensi ini senantiasa akan memberikan lapangan kerja yang baru, dan akan memberikan dampak yang besar untuk masyarakat. Dan kedepan kita akan lebih memantapkan program sehingga program ini lebih memasyarakat,” ujar Karwur.

“Ini adalah kebutuhan karena jaman sekarang,  karena apa yang dilakukan saat ini akan menjadi sebuah kebutuhan, karena tidak lagi acara tertentu baru masuk salon,” imbuhnya.

Ia berharap  semakin bergandengan tangan para LKP yang ada di Kota Tomohon,  kedepan Dolvin berhaap akan lebih membangun sinergitas untuk meningkatkan program mengembangkan keahlian yang ada dimasyarakat melalui kegiatan-kegiatan seperti ini.

Pengawas, Theresia Mingkid saat melakukan pengawasan (foto:denny)

“Dan kepada para peserta saya berharap ini jangan hanya sampai ditempat ini, paling tidak kita bisa tahu dan bisa melakukan dan mendatangkan ekonomi, untuk itu manfaatkan sebaik mungkin  karena inilah perhatian pemerintah baik pusat dan daerah terhadap masyarakat kita. Mudah-mudahan masih ada bantuan lainnya yang bisa menjangkau yang lain,” tandasnya.

Sementara itu Kepala LKP Elizabeth Tomohon Adonia Elizabeth Malaiholo kepada sejumlah wartawan mengatakan untuk saat ini yang mengikuti uji kompetensi ada 40 orang khusus untuk tata kecantikan rambut dan tata rias pengantin.

“Saya berharap kedepan program ini semakin dikenal oleh masyarakat,agar kita bisa menciptakan tenaga-tenaga yang trampil, karena ini adalah pendidikan non formal berarti sudah tidak bersekolah. Dan untuk penguji ada tiga orang 2 dari Manado dan 1 lagi dari Lembaga Sertifikasi Kompetensi,” ungkap Malaiholo.

Diketahui, kegiatan program Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) tata kecantikan rambut dan rias pengantin ini adalah bantuan dari pemerintah pusat melalui Direktorat khusus dan pelatihan Ditjen PAUD dan Diknas Kemendikbud kepada Pemerintah Kota Tomohon melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tomohon.(denny)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Speed News Manado di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *