
TOMOHON – Pemkot Tomohon melalui gugus tugas percepatan penanganan covid-19 kembali merilis data terbaru yang sudah terkonfirmasi terkait virus corona di Kota Tomohon.
Juru bicara gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Yelly Potuh,SS mengatakan data penyebaran covid-19 di Kota Tomohon sampai hari ini, Rabu (15/04/20) adalah, pelaku perjalanan 1.217 orang, selesai di pantau 884 orang, orang Dalam Pemantauan atau ODP 33 orang, Pasien Dalam Pengawasan atau PDP hari ini bertambah 4 orang menjadi 8 orang.
Salah seorang PDP yang berasal dari Tomohon selatan meninggal pada Selasa 14 April di RSUD Anugerah, Pasien berjenis kelamin laki-laki, usia 76 tahun, dan telah di makamkan pada Rabu 15 April Pukul 01.00 Wita dini hari dengan menggunakan protokol pemakaman jenasah Covid-19.
“Kami juga perlu menjelaskan untuk PDP lainnya yang ketambahan yaitu berasal dari kecamatan Tomohon selatan dan saat ini sedang di rawat di RSUD Anugerah Tomohon. PDP ini kasus yang baru dan sudah dilakukan rapid test juga dengan hasil reaktif,” terang Potuh.
Potuh mengatakan, kepada pasien telah diambil spesimen untuk dilakukan swap test, dan perlu diketahui pasien bukan pelaku perjalanan dan tidak memiliki kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif covid-19.
Untuk PDP yang ketambahan hari ini berasal dari Tomohon utara dan hasil rapid test reaktif, pasien bukan merupakan pelaku perjalanan dan untuk memiliki kontak erat dengan terkonfirmasi positif sampai saat ini masih dalam penelusuran.
Kemudian PDP yang tertambah yang terakhir yaitu dari Tomohon utara dengan hasil rapid non reaktif dan saat ini di rawat di salahsatu RS swasta di kota Tomohon, telah dilakukan pengambilan swap test juga dan sedang menunggu hasil untuk pemeriksaan swap test.
Dengan demikian, lanjutnya, PDP di Kota Tomohon saat ini berjumlah 7 orang dengan rincian 4 orang di rawat di RSUD anugerah, 1 orang di RSUP Kandou, 1 orang dalam rujukan ke RSUD Anugerah dari salahsatu RS swasta dan 1 orang di rawat di salahsatu RS swasta di Kota Tomohon.
“Dengan penyebaran 2 orang kecamatan Tomohon tengah, 3 orang kecamatan Tomohon selatan dan 2 orang kecamatan Tomohon utara,” terangnya.
Selanjutnya untuk pasien yang positif terkonfirmasi sampai hari ini belum bertambah, masih 2 orang dengan rincian 1 orang dirawat di RS Prof kandouw dan 1 orang meninggal dunia, keduanya berasal dari Tomohon tengah.
Kata Yelly, untuk jumlah hasil tracking sementara sebanyak 227 orang dan yang telah melalui pemeriksaan rapid test 227 orang juga. Dan dari hasil rapid test ketambahan 3 orang dengan hasil reaktif ketiganya berasal dari Tomohon tengah, saat ini dalam isolasi mandiri dan dalam pemantauan Dinkes Tomohon karena belum bergejala.
Gugus tugas akan terus melaksanakan tracking untuk kasus-kasus PDP yang baru. Tentunya terus di mohon kerjasama dari seluruh masyarakat yang sudah dihubungi atapun yang belum dihubungi yang ada kaitannya dengan PDP yang baru yang nantinya terdata dalam tracking diharapkan tetap tenang, tidak panik dan bekerjasama dengan pemerintah, kooperatif mendaftarkan diri untuk dilakuikanpemeriksaan rapid test melalui Dinkes dan akan diberikan jadwal pemeriksaan.
“Bagi yang telah menjalani pemeriksaan rapid test untuk tetap tinggal di rumah, wajib isolasi mandiri dan akan menunggu rapid test yang kedua 10 hari dari rapid test yang pertama sambil terus memeriksa kesehatan secara mandiri,” tandasnya. (redaksi)

