Waspadai Penculikan Anak, Sofitje Wolajan : Setiap Sekolah di Himbau Memiliki Satpam

Minahasa Utara188 Dilihat
Kepala Dinas Pendidikan Sofitje Wolajan

MINUT-Maraknya kejadian penculikan anak di bawah umur yang terjadi sepulang dari sekolah, membuat resah orang tua dan pihak sekolah.

Karena mengusik keamanan dan kenyamanan semua pihak dan menuntut kita semua untuk lebih waspada.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Minut Sofitje Wolajan menghimbau pada guru dan kepala sekolah agar waspada, harus ada kerjasama yang baik antara guru dan orang tua.

Menurutnya, kejadian penculikan anak sebagian besar terjadi pada  anak SD kelas satu sampai tiga. Karena anak-anak seperti usia mereka mudah dibodohi.

“Kalau anak SD kelas empat sampai enam, sudah tahu. untuk itu saya himbau bagi kepsek dan guru kelas, agar berikan perhatian khusus. Guru di sekolah harus selalu ingatkan ke anak-anak, agar jangan mudah terbujuk dengan orang baru. Jangan ambil apapun dari orang yang tak dikenal. Karena bisa saja, di dalamnya terkandung bahan berbahaya, supaya tidak akan terjadi kejadian seperti itu”, terang Sofitje Wolajan, Rabu (29/11/2017).

Wolajan menginsruksikan agar setiap sekolah di Minut harus ada Satpam (Satuan Pengamanan), sehingga anak-anak sekolah bisa ada pengawasan.

“Jadi kalau ada anak yang belum dijemput orang tuanya, satpam jangan izinkan keluar sekolah agar anak tetap aman. Nanti orang tua atau keluarganya datang baru dikeluarkan. Nanti akan saya usulkan ke kepsek-kepsek,” tandas  Sofitje Wolajan.

Ditambahkannya, kalau ada Satpam di sekolah, keamanan anak-anak terjamin dan kejadian penculikan anak boleh terhindar.

reinold

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Speed News Manado di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *