Manado Dinobatkan Sebagai Kota Paling Toleran se-Indonesia

Manado252 Dilihat
Walikota Manado GS Vicky Lumentut saat menerima penghargaan dari Komnasham sebagai kota toleransi pada beberapa waktu lalu. (foto:dok)

MANADO—Ibu Kota Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yakni Manado, oleh salah satu lembaga peneliti nasional yang setara dengan Institute di Jakarta. Menetapkan bahwa Manado sebagai kota paling toleran di Indonesia dengan skor tertinggi 5,90, menyusul Pematangsiantar, Salatiga, Singkawang dan Tual berada di lima besar dalam penilaian kota toleran. 

Walikota Manado DR Ir G. S Vicky Lumentut SH MSi DEA, ketika di konfirmasi wartawan terkait kota toleran mengaku kaget, karena belum mendapat informasi kalau Manado diam-diam dinilai dan mendapatkan penilaian rangking teratas kategori kota toleran se-Indonesia.

Terus terang saja, saat mendapat kabar Kota Manado ditetapkan sebagai kota paling toleran di Indonesia, saya kaget. Karena selama ini tidak ada informasi kepada kami bahwa kota ini sedang dinilai. Tetapi, jika informasi ini benar, kita patut bersyukur, karena kita mampu menjaga keharmonisan dan kerukunan diantara seluruh warga Kota Manado yang berbeda suku, agama dan ras,” ujar Walikota GSVL kepada sejumlah wartawan, Kamis (23/11/17).

Menurut GSVL, dirinya menduga penilaian itu didasari dari penghargaan yang diberikan Komisi Nasional (Komnas) Hak Asasi Manusia (HAM) kepada Kota Manado beberapa waktu lalu, sebagai Kota Rukun dan Damai karena bisa menjaga kerukunan antar umat beragama.

Baca juga:  Masyarakat Berharap, Tim Satgas Mafia Solar Bentukan Kapolda Sulut Segera ‘Action’ Jangan Diam

“Nilai-nilai kerukunan dan toleransi di kota Manado ini sudah ada sejak lama. Ketika saya jadi pemimpin di kota ini, saya terus menjaga, memelihara dan merawat nilai-nilai kerukunan itu,” terang Walikota Manado dua periode ini GSVL.

Dirinya berharap, dengan adanya penetapan Kota Manado sebagai kota paling Toleran di Indonesia, semangat untuk terus menjaga sikap hidup toleran ditengah masyarakat kota Manado yang majemuk dan heterogen ini semakin kuat.

Rumah besar kita di Kota Manado ini harus terus kita jaga dan pelihara bersama, wadah Badan Kerja Sama Antar Umat Beragama atau BKSAUA dan didukung Forum Kerukunan Umat Beragama atau FKUB Kota Manado itu juga sangat penting,” pungkas Walikota GSVL, seraya mencontohkan sikap hidup toleran masyarakat Kota Manado terlihat saat perayaan keagamaan seperti Natal, Tahun Baru, Puasa Ramadhan, Idul Fitri.

Baca juga:  Masyarakat Berharap, Tim Satgas Mafia Solar Bentukan Kapolda Sulut Segera ‘Action’ Jangan Diam

(Romel)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Speed News Manado di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *