
BALIKPAPAN – Wali Kota Manado Andrei Angouw dan Wakil Wali Kota dr Richard Sualang (AARS) diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Dr Micler C. S Lakat, SH. MH didampingi Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Manado Donald Sambuaga dan Camat Malalayang Jusuf Kopitoy menghadiri Pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) 2024.

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo membuka Rakernas XVII Apeksi 2024 tersebut di BSCC Dome Balikpapan, Selasa, (04/06/24).

Presiden Joko Widodo dalam sambutannya mengatakan dirinya mungkin ingin agak banyak menyampaikan hal-hal yang berkaitan dengan kota.

Karena ya dikit-dikit dirinya punya pengalaman dua periode jadi walikota. Yang kita tahu tahun 1900 itu kota populasinya baru 10 persen.
Kemudian tahun 2000-an populasi kota sudah 50 persen dari total penduduk dunia.Tahun 2050 diperkirakan sudah 70 persen dari populasi yang ada.
Di Indonesia sendiri, di tahun 2010 itu kota populasinya sudah 49,7 persen. Tahun 2020 sudah 56,7 persen, diperkirakan nanti di tahun 2045-2050 sudah mencapai 70 persen.
“Oleh sebab itu, yang namanya desain kota, perencanaan besar, strategi besarnya harus disiapkan dari sekarang. Semua kota harus memiliki rencana besar kotanya masing-masing,” kata Jokowi.
Sering saya sampaikan mestinya setiap kota itu punya perbedaan-perbedaan, karena unggulannya semuanya memiliki.
Dan, kita tahu kota-kota di Indonesia tidak ada yang spesifik memiliki kekuatan dan diferensiasi dibanding kota-kota, perbedaan-perbedaan dengan kota-kota lainnya.
“Saya titip yang pertama desain arsitektur kota itu semua kota harus memiliki, tetapi lebih detail lagi harus ada detail engineering-nya. Sehingga jelas ini kota ini nanti 2050 akan menjadi kota apa, karena sebetulnya keunggulan-keunggulan kuat itu akan nanti memunculkan karakter kota itu dibawa ke mana,” terangnya.
Sementara, Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Muhammad Tito Karnavian pada Pembukaan Rakernas XVII Apeksi Tahun 2024 ini memberikan materi berjudul “Kesiapan Pilkada 2024, Perencanaan dan Ketahanan Ekonomi Daerah”.
Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementrian Keuangan Dr. Luky Alfirman, S.T., M.A., memberikan materi mengenai keuangan daerah
Dalam materi yang dibawakan oleh kepala LKPP pusat Hendrar Priadi, menyampaikan capaian kota-kota terkait hasil monitoring belanja produk UMK Pemerintah kota se-Indonesia terhadap realisasi penyedia masing-masing Pemda, di mana untuk kota Tomohon perada di peringkat 2 yang mencapai 90,58 %.
Sementara itu, Wali Kota Manado Andrei Angouw melalui Sekretaris Daerah Dr Micler C. S Lakat, SH. MH memberikan apresiasi kepada penyelenggara Rakernas XVII Apeksi Tahun 2024 di Kota Balikpapan.
“Inilah adalah suatu kehormatan bagi kami Pemkot Manado bisa hadir di kota yang indah ini. Diharapkan Apeksi akan meningkatkan kolaborasi dan sinergi bagi kota- kota yang ada di tanah air. Semoga berbagai permasalahan perkotaan akan dibahas bersama untuk dicarikan solusinya termasuk menyamakan visi kota dalam berbangsa dan bernegara,” ucap Lakat.
Kegiatan ini dihadiri juga oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Ketua Dewan Pengurus Apeksi/Walikota Surabaya Eri Cahyadi, S.T., M.T., Tuan rumah/Walikota Balikpapan H. Rahmad Mas’ud, S.E., M.E. beserta seluruh Walikota Se- Indonesia. (denny)


