
Minut – Objek wisata Monumen Buah yang berlokasi di Desa Batu, Kecamatan Likupang Selatan memiliki konsep pengembangan sebagai Desa Wisata. Keberadaan objek wisata Monumen Buah sebagai Agro Wisata Buah menjadi potensi wisata yang menarik wisatawan untuk berkunjung dan bisa menjadikan Desa Batu sebagai Desa Wisata.

Hal ini dikatakan Hukum Tua Desa Batu, Wilhelmina Verranda Rottie, S.Pd., usai mengikuti apel dan ibadah pagi di Pendopo Kantor Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, pada Senin, 06 Februari 2023, kepada awak media SpeedNews.
Lanjut dikatakannya, “Selain Monumen Buah sebagai Agro Wisata Buah, Desa Batu memiliki potensi wisata Air Terjun Masaroksok dan pesona keindahan alam sungai dengan suasana yang sejuk dan nyaman. Monumen Buah juga sebagai Rest Area dan tempat berfoto yang nantinya dilengkapi dengan kios-kios UMKM yang menjual Souvenir dan Kuliner Khas Desa Batu juga dilengkapi dengan Toilet yang bersih.

Pengembangan Desa Batu menuju Desa Wisata dilakukan secara bertahap dengan menggali potensi objek wisata dan dengan menyelenggarakan event wisata di desa, seperti event wisata budaya Upacara Adat Tulude dengan konsep pengembangan desa yang memenuhi sejumlah unsur penting yang tidak lepas dari peran masyarakat dan dengan melestarikan alat musik tradisional, Musik Bia, alat musik unik khas Desa Batu”, ujar Hukum Tua, Wilhelmina Verranda Rottie, S.Pd.
“Pemerintah dan Masyarakat Desa Batu saling berinteraksi secara langsung di bawah sebuah pengelolaan dan memiliki kepedulian, serta kesadaran untuk berperan bersama sesuai keterampilan dan kemampuan masing-masing, memberdayakan potensi secara kondusif bagi tumbuh dan berkembangnya kepariwisataan di Desa Batu.
Pemerintah dan Masyarakat sebagai subjek atau pelaku utama dalam pembangunan kepariwisataan, kemudian memanfaatkannya bagi kesejahteraan masyarakat. Berupaya untuk meningkatkan pemahaman kepariwisataan, mewadahi peran dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan kepariwisataan di Desa Batu, meningkatkan nilai kepariwisataan serta memberdayakannya bagi kesejahteraan masyarakat.
Pemerintah dan masyarakat terus berupaya meningkatkan potensi pariwisata dan daya tarik wisata yang ada di Desa Batu dengan menyiapkan diri sebagai tuan rumah yang baik bagi para wisatawan ketika berkunjung. Seluruh kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat di Desa Batu yang nantinya menjadi Desa Wisata, memiliki tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat dengan mendayagunakan aset dan potensi yang dimiliki, juga untuk mendukung program, visi dan misi Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara dibawah kepemimpinan Bupati Joune Ganda, S.E., MAP., MM., M.Si. dan Wakil Bupati Kevin William Lotulung, S.H., M.H. untuk mewujudkan Minut Hebat, khususnya di Sektor Pariwisata”, tukas Hukum Tua, Wilhelmina Verranda Rottie, S.Pd.
Lanjut dikatakannya, “Dengan mengidentifikasi potensi alam, sosial dan budaya yang ada di desa, Pemerintah dan masyarakat Desa Batu mengetahui potensi apa saja yang dimiliki oleh Desa dan bisa didayagunakan sebagai potensi wisata atau daya tarik wisata, tentunya dengan memperbaiki fasilitas umum, menata pemukiman, menata lingkungan, tempat ibadah dan memperbaiki akses menuju dan di Desa Batu juga hal yang tidak kalah penting dalam penataan wilayah adalah membebaskan desa Batu dari sampah, terutama sampah plastik dan menyiapkan Sumber Daya Manusia, Kelembagaan dan Jaringan. Langkah ini meliputi pembuatan aturan main pengelolaan desa wisata, pembentukan badan pengelola, merancang program kerja untuk jangka pendek, menengah dan jangka panjang, mengembangkan jaringan dan kerja sama”, ujar Hukum Tua Wilhelmina Verranda Rottie, S.Pd., didampingi SekDes Yolenda Damolawan dan Ketua BPD, James. K. Sampelan, usai mengikuti apel dan ibadah bersama di Pendopo Kantor Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara.
(enol)


