
MANADO – Wali Kota Manado Andrei Angouw diwakili Camat Bunaken Kepulauan Imanuel Mandak, SE menghadiri dan mengikuti ibadah syukur Hut ke-28 KGPM Sidang Tasik Tiberias Bunaken yang dirangkaikan dengan ibadah syukur kunci taon, Minggu (05/02/23). Ibadah dipimpin Khadim Pdt Wily Lengkong MTh Anggota Majelis Gembala KGPM.

“Puji dan syukur kita panjatkan kepada Tuhan, karena pada saat ini kita boleh mengikuti ibadah syukur Hut ke-28 dirangkaikan dengan ibadah syukur kunci taon Jemaat KGPM Sidang Tiberias Bunaken, atas nama pemerintah Kota Manado, pribadi, dan keluarga, saya mengucapkan selamat Hut ke-28 kepada Jemaat KGPM Sidang Tiberias Bunaken,” ucap Camat Imanuel Mandak saat membacakan sambutan Walikota Manado.

Lanjut, bukan waktu yang singkat bagi sebuah jemaat untuk menginjak usia ke-28 tahun, momen ini merupakan saat yang baik bagi jemaat untuk mengevaluasi kinerja dalam kepelayanan. Dalam perjalanan jemaat menapaki tahun demi tahun dalam melaksanakan panggilan gereja untuk bersaksi, bersekutu dan melayani, tentu banyak sekali pergumulan-pergumulan dan tantangan yang dihadapi oleh Jemaat KGPM Sidang Tasik Tiberias Bunaken.

“Tantangan tersebut datang dari dalam maupun dari luar. Tapi jemaat patut bersyukur kepada Tuhan Jesus Kristus sebagai kepala gereja sebab bagaimanapun beratnya tantangan dan pergumulan tersebut dapat dilalui dalam kasih dan damai sejahtera,” tutur Camat Mandak.
“Walikota mengantar jemaat menapaki usia yang baru ini dengan dengan doa dan harapan terbaik, kiranya jemaat senantiasa menjadi pembawa damai sejahtera, di manapun berada. Baik dalam kehidupan berjemaat maupun bermasyarakat, kiranya jemaat menjadi teladan tentang iman, pengharapan dan kasih, melalui pemikiran, sikap, dan perbuatan,” imbuhnya.
Terkait dengan itu, selaku pemerintah Kota Manado, kata Camat Mandak, Wali Kota Andrei Angouw mengajak jemaat sekalian, mari terapkan iman, pengharapan dan kasih itu dalam keseharian hidup selaku warga Kota Manado. mari bersama bangun, tata, dan pelihara kota kita.
“Mulailah dari hal-hal sederhana. Mulailah dari diri sendiri. mulailah dari keluarga, dari rumah masing-masing. Bangunlah kehidupan yang rukun dan harmonis. Mari saling mengenal dan memahami, untuk kemudian saling menerima dan berbagi. Bangunlah kerukunan antar warga, juga antar umat beragama.,” ujar Camat mengutip sambutan walikota.
Kata Camat, walikota juga mengajak untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan. Buanglah sampah pada tempatnya. Hendaklah pula jaga kebersihan dan kelancaran saluran air, juga fasilitas publik di mana saudara tinggal. Mengingat cuaca yang dalam musim penghujan, agar masyarakat lebih waspada akan banjir dan tanah longsor.
“Saya percaya, dari hal-hal sederhana seperti itu, kita dapat membangun kebiasaan yang baik, membangun budaya yang baik. dari situ, perubahan boleh berjalan. hasilnya mungkin tidak akan terlihat dalam semalam, tapi ketika buahnya sudah matang, itulah kesuksesan yang kita petik dan nikmati di usia yang panjang. masa depan dimulai dari sekarang,” pungkasnya. (denny)


