Pastikan Ketersediaan Minyak Goreng, Pemkab Minut Gerak Cepat Turun Langsung ke Lapangan

Minahasa Utara328 Dilihat
Kepala Dinas Perdagangan Noldy Kilapong Bersama Wakapolres Hans Biri Turun langsung, Memantau Pasar Pastikan Ketersediaan Minyak Goreng.

Minut – Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara dibawah kepemimpinan Bupati Joune Ganda, S.E. dan Wakil Bupati Kevin William Lotulung, S.H., M.H., dalam hal ini Dinas Perdagangan yang dikepalai Noldy Kilapong, gerak cepat mengatasi keluhan masyarakat terkait kelangkaan minyak goreng dengan menggelar rapat koordinasi, yang dilaksanakan di JG Center pada Kamis, 17 Maret 2022.

Rapat koordinasi bersama Wakapolres Minahasa Utara Kompol Hans Karia Biri, Distributor, Perwakilan Bulog, Perwakilan Toko Retail dan Perwakilan Toko Swalayan, dihadiri oleh para Camat.

 

 

“Dalam Rapat Koordinasi kami mempersiapkan langkah-langkah yang akan dilakukan dengan investigasi. Kami juga meminta kepada para pelaku usaha ritel yang membeli kepada distributor untuk dijual kembali harus menjual sesuai Pakta Integritasnya tidak boleh menjual di atas HET.

Kami sudah melakukan pendataan dan terus memantau kondisi di lapangan”, ujar Kadis Noldy Kilapong.

Lanjut dikatakannya, “Masyarakat diharapkan tetap tenang karena distribusinya akan terus kita perbaiki. Semangatnya adalah kami ingin menstabilkan kembali kebutuhan masyarakat khususnya terkait masalah minyak goreng terlebih sebentar lagi akan memasuki Ramadhan dan Idul Fitri.

“Kondisi di lapangan pada pasar-pasar retail modern minyak goreng ini tidak terjadi kelangkaan, tetapi hanya berkurang.  Pada pasar-pasar tradisional ketersediaannya tetap ada hanya terjadi kekurangan. Pemkab Minut di bantu dengan Polres Minut akan terus pantau agar masyarakat dalam menghadapi bulan Ramdhan dan Idul Fitri tidak terjadi kelangkaan minyak goreng dan bahan pokok lainnya”, ujar Kadis Perdagangan Noldy Kilapong.

Usai Rapat Koordinasi, kegiatan dilanjutkan dengan pantauan langsung ke pasar tradisional Airmadidi, Toko Retail, dan Toko Swalayan untuk   memastikan ketersediaan minyak goreng dan sembako jelang Ramadhan.

“Berkurangnya ketersediaan minyak goreng dapat mempengaruhi stabilitas dan kondusivitas di masyarakat. Karena itu, upaya mengantisipasi adanya kelangkaan minyak goreng serta melonjaknya harga minyak goreng di Kabupaten Minahasa Utara, perlu dirumuskan langkah ataupun cara agar hal tersebut tidak terjadi di Kabupaten Minahasa Utara.

Kami memastikan pasokan minyak goreng berangsur bakal pulih, bakal kembali dapat membeli minyak goreng dengan normal, juga ketercukupan bahan pokok, termasuk holtikultura hingga minyak goreng dan gula.

Untuk itu, menghimbau masyarakat jangan panik, tetap tenang dan beli minyak goreng sesuai kebutuhan.

Pihak kami terus memantau perkembngan pasar dan berkordinasi dengan pihak distributor agar tidak terjadi kekurangan apalagi kelangkaan minyak goreng dan kebutuhan bahan pokok lainnya menjelang Bulan Puasa dan Idul Fitri”, tandas Kadis Perdagangan Noldy Kilapong.

Salah satu warga Airmadidi, Ibu Agustina mengatakan, “Ketersediaan minyak goreng selalu ada. Ada kemasan sederhana dan ada curah. Minyak goreng hanya mengurang saja, bukan menjadi langka”, tukas Ibu Agustina, lantang, yang mengaku tidak pernah kesulitan untuk mendapatkan minyak goreng.

(enol)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Speed News Manado di saluran WHATSAPP