
MANADO – PD Pasar Kota Manado bekerjasama dengan PT Bahana Security Sistem (BSS) mnghadirkan solusi parkir dengan investment yang rendah dan dilengkapi berbagai fitur.
Felix Panjaitan dari PT BSS mengatakan Pendapatan retribusi dari Digital Parking ini tentunya jauh lebih maksimal dibandingkan dengan pendapatan retribusi dari Parkir Manual karena transparansi dan validitas transaksi, relevansi dan validitas laporan transaksi, data petugas lapangan yang bekerja, proses transaksi semi digital, mengurangi penggunaan kertas yang berlebihan dan mengefisienkan waktu.
“Tentunya dengan adanya Digital Parking bisa memicu pendapatan retribusi Parkir di PD Pasar Kota Manado sekaligus meningkatkan PAD,” ujar Panjaitan.
Dirut PD Pasar Kota Manado Dr Roland Roeroe melalui Dirut Umum Lucky Senduk mengatakan kurang lebih dua minggu digital parkir ini di uji di Shopping centre, jalan Roda dan di Bersehati dengan menggunakan dua sistem yaitu On Street dan Out Street.
“Out Street itu yang di pinggir jalan sedangkan yang Out Street itu adalah Portal dan kedepan PD Pasar akan memakai dua sistem ini,” terang Senduk saat sosialisasi Parkir Digital bersama PT BSS selaku penyedia alat di Ruang Rapat Kantor Pusat PD Pasar Kota Manado, Jumat (05/10/21).
Untuk Portal kata Senduk direncanakan di Pasar Bersehati, Pasar Pinasungkulan dan di Shopping Centre. Kalau ada pengembangan selanjutnya di Pasar Buha juga akan menggunakan Portal.
“Tapi untuk saat ini kita fokuskan di Pasar Bersehati, Pasar Pinasungkulan dan di Shopping Centre, dan tentunya dasarnya adalah Perda Retribusi parkir, Roda Dua Rp 2000 dan Roda Empat Rp 3000. Sedangkan di bagian dalam (In Street) lokasi yang di kelola oleh PD Pasar seperti didalam Pasar Bersehati sesuai dengan direksi yang ada, jadi ada yang Roda Empat Rp 5000 dan untuk muatan besar, kendaraan roda empat besar itu Rp 10.000-25.000. Tapi yang di On Street itu tetap sesuai Perda yaitu Rp 2000 dan 3000,” jelas Senduk.
Untuk petugas parkir lanjut Senduk, saat ini oleh PD Pasar dan disamping petugas dari PD Pasar juga memback up dengan pengawas yang bertugas mengawasi kinerja petugas parkir dilapangan.
“Jadi kalau ada petugas yang tidak menggunakan alat parkir ini maka kita akan pertimbangkan penggatian petugas baru, untuk itu kita butuh pengawas,” tandasnya. (denny)


