
Minut – Dinas Pangan Kabupaten Minahasa Utara, dibawah kepemimpinan Kadis Ir. Johana Manua, M.Si. menghadap Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda, S.E. dalam rangka Koordinasi Pematangan Kelompok Pekarangan Pangan Lestari (P2L) di 5 Kelompok Kategori Stunting, Anggaran APBD Tahun 2021 dan Kegiatan Lomba Cipta Menu, bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Minahasa Utara, diruang kerja Bupati pada Selasa, 08 Juni 2021.
Dalam laporannya kepada Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda, S.E., Kadis Pangan Ir. Johana Manua, M.Si. mengatakan, “Ditengah situasi mewabahnya pandemi Covid-19 hingga saat ini, bisa terpastikan persoalan pangan dan ketahanan pangan keluarga menjadi trending topik isu yang tidak kalah menariknya dengan isu covid itu sendiri. Menjawab persoalan pangan ditengah terpaan pandemi Covid-19 saat ini, tentu peran sektor pangan akan menjadi garda terdepan untuk memberikan jawaban.
Program kegiatan Dinas Pangan yaitu program pengembangan konsumsi dan penganekaragaman, program pengembangan pengawasan, kerjasama dan Informasi Keamanan pangan, program pengawasan dan pengujian pangan segar, program ketersediaan dan kerawanan pangan, program distribusi dan cadangan pangan.
Salah satu program yang mendukung ketahanan pangan sebagai sumber pangan keluarga adalah program pengembangan Konsumsi dan Penganekaragaman dengan kegiatan Pekarangan Pangan Lestari (P2L).
Kegiatan ini merupakan program kerja yang digerakan sejak tahun 2010 dengan nama Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL), yang dilaksanakan dalam rangka mendukung program Pemerintah untuk penanganan daerah prioritas intervensi stunting dan atau penanganan prioritas daerah rentan rawan pangan atau pemantapan Daerah tahan pangan, yang dilakukan melalui pemanfaatan lahan pekarangan, lahan tidur dan lahan kosong yang tidak produktif, sebagai penghasil pangan dalam memenuhi pangan dan gizi rumah tangga, serta berorientasi pasar untuk meningkatkan pendapatan rumah tangga”, ujar Kadis Pangan, Ir. Johana Manua, M.Si.
Lanjutnya, “Untuk itu, kami Dinas Pangan Minut bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK dalam berbagai kesempatan meminta kepada seluruh Tim Penggerak PKK dan Kelompok Wanita Tani agar mendorong pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga.
Manfaat Pekarangan Pangan Lestari (P2L) adalah pemenuhan pangan dan gizi keluarga, peningkatan perekonomian dan pendapatan keluarga dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam penanganan rawan pangan dan gizi.
Kegiatan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) terbukti mampu membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga ditengah merebaknya wabah Covid-19 yang terjadi saat ini. Kegiatan ini ternyata sangat dirasakan manfaatnya oleh banyak Kelompok Wanita Tani (KWT) binaan Dinas Pangan dalam kegiatan P2L yang ada di Kabupaten Minahasa Utara”, ujar Kadis Johana Manua.
“Lomba cipta menu Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA), peningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya konsumsi pangan B2SA dan mempraktikkannya dalam sehari-hari untuk meningkatkan kualitas hidup, sangat penting.
Dengan lomba cipta menu Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) bisa mendorong dan meningkatkan kreativitas masyarakat pada umumnya, khususnya ibu rumah tangga dalam memilih, menentukan, menyusun dan menciptakan menu beragam, bergizi, seimbang, dan aman berbasis sumber daya lokal”, jelas Kadis Pangan Minut Ir. Johana Manua, M.Si.


