Pelaksanaan Kegiatan PMR Covid-19 Ditunda

 

TOMOHON – Sehubungan dengan informasi yang beredar di masyarakat tentang pelaksanaan kegiatan Pemutusan Mata Rantai COVID-19 (PMR C-19) yang rencananya akan diterapkan mulai hari Kamis tanggal 16 Juli 2020 s.d. hari Minggu tanggal 19 Juli 2020 ditunda pelaksanaannya.

 

Hal tersebut dikatakan Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman, SE.Ak.CA saat memimpin rapat melalui Video Conference yang membahas Pemutusan Mata Rantai Penyebaran Covid-19 di Kota Tomohon, Senin (13/07/20).

 

“Saat ini telah terjadi tingkat penularan yang sangat tinggi hingga Kota Tomohon masuk dalam zona merah, hal ini tentu harus diwaspadai, oleh karena itu Pemerintah mengambil langkah-langkah tegas dan bijak dalam rencana memutus mata rantai Covid-19 karena virus ini belum ada vaksinnya,” terang Eman.

 

Jangan hanya Lurah saja yang bergerak tetapi sampai dengan pejabat eselon dua harus proaktif, ini tentu memerlukan tindakan yang dilakukan bersama.

Baca juga:  Andrei Angouw Turun Langsung Saat Pemkot Manado Gelar Kerja Bakti Massal di Sepanjang Pantai Boulevard Dua

 

Untuk itu di minggu yang berjalan ini kita akan melakukan aksi, dan tentunya rencana aksi harus ada protap yang resmi dan konkrit agar dari Kelurahan, Kecamatan dan pemerintah Kota Tomohon satu arahan atau satu suara dalam Percepatan dan Penanganan Covid 19 ini.

 

“Aksi yang akan segera kita laksanakan diantaranya Pasar akan dibersihkan dan di semprot desinfektan,” ujarnya.

 

Eman berharap di bulan Agustus akan terjadi penurunan kasus penularan Covid 19, perlu di ingat bahwa ini bukan Lockdown tapi tatanan kebiasaan baru. Semoga langkah-langkah ini akan berhasil untuk kita memutus mata rantai Covid 19 di Kota Tomohon.

 

Lanjutnya, yang disetujui dalam rapat yakni pelaksanaan PMR belum akan diterapkan pada minggu ini, karena masih ada tahapan sosialisasi terlebih dahulu kepada masyarakat.

 

Begitu juga dengan pelaksanaan kegiatan di Pasar Wilken yang dalam beberapa hari ini akan disterilisasi atau disemprot disinfektan.

Baca juga:  Pengurus KONI Manado 2025-2029 Resmi Dilantik

 

Walikota juga menghimbau dan mengajak kepada seluruh komponen dalam masyarakat agar mentaati dan melakukan protokol kesehatan ketat dalam beraktifitas sehari-hari. Sayangi diri dan keluarga anda dan orang lain serta peduli kesehatan semua orang untuk kemanusiaan.

 

Oleh karena itu Pemerintah Kota Tomohon bersama unsur terkait berencana untuk melaksanakan PMR Covid-19, agar kekawatiran melonjaknya jumlah yang positif tidak akan terjadi dan membahayakan bagi keselamatan rakyat.

 

“Tujuan pelaksanaan rapat ini yakni memberikan informasi kepada masyarakat umum dan para peserta rapat tentang rencana Pemutusan Mata Rantai (PMR) Covid-19 yang kegiatannya akan disosialisasikan dulu kepada masyarakat untuk selanjutnya akan disampaikan waktu pelaksanaannya,” tandasnya. (redaksi)

 

 

 

 

 

 

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Speed News Manado di saluran WHATSAPP