
MANADO – Usaha dan upaya yang sudah dilakukan Pemkot Manado untuk memutuskan mata rantai penyebaran covid-19 di Kota Manado mendapat dukungan penuh dari Kaum Bapa Katolik (KBK) Kevikepan Manado. Khususnya berkaitan dengan pembatasan pergerakan orang dan barang menggunakan moda transportasi.
Untuk itu, Badan Pengurus (BP) KBK Kevikepan Manado telah mengajak seluruh Kaum Bapak Katolik dan Umat Katolik pada umumnya untuk bersedia diperiksa suhu tubuhnya dengan menggunakan Thermo Gun, saat melewati pos-pos kontrol di titik-titik perbatasan wilayah Kota Manado.
“Wajib menggunakan masker. Kendaraan hanya dapat digunakan maksimal 50 persen tempat duduknya,” tegas Ketua KBK Kevikepan Manado Ivan Sumampouw, Kamis (28/5/20).
Selain itu, BP KBK Kevikepan Manado juga mengajak Umat Katolik di Kota Manado dan sekitarnya untuk mematuhi protokol kesehatan dan membiasakan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). “Rajin cuci tangan dengan sabun di air mengalir, jaga jarak dan selalu menggunakan masker,” ajaknya.
Menurut dia, mematuhi protokol kesehatan dan membiasakan PHBS menunjukkan bahwa KBK dan Umat Katolik turut menjaga Kota Manado. “Mari torang sama-sama jaga Kota Manado yang kita cintai,” pungkasnya. (redaksi)


