Pemkot Manado Gelar Pelatihan Kampung Siaga Bencana

Kota257 Dilihat
Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Sammy Kaawoan saat membawakan sambutan

MANADO—Mengingat pentingnya pembekalan serta pemahaman masyarakat terhadap kesiagaan akan bencana. Maka Pemerintah Kota Manado (Pemkot) Manado dibawah kepemimpinan Wali kota Manado DR Ir G.S Vicky Lumentut dan Wakil Wali Kota Mor D Bastian SE, melalui Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat yang di nakhodai oleh Kepala Dinas Sammy Kaawoan S.Sos, MSi.

Senin (18/9/17), menggelar Pelatihan Kampung Siaga Bencana (KSB) yang dilaksanakan di Lapangan Jambore Winangun Kecamatan Malalayang, dan akan berlangsung selama tiga (3) hari dan melibatkan sebanyak 60 Peserta KSB.

Kepala Dinas Sosial Kota Manado, Sammy Kaawoan,dalam sambutan dan arahannya menyampaikan, keterlibatan publik (Masyarakat) sangat penting pada kegiatan yang dilaksanakan pemerintah, terutama yang berkaitan dengan pengetahuan bencana alam.

“ Saya berharap, lewat kegiatan ini masyarakat akan paham, bagaimana cara-cara untuk penanggulangan ketika bencana itu datang,” ujar Kaawoan.

Menurutnya, sudah ada beberapa Kelurahan dibentuk KSB, dan kegiatan pembentukan KSB ini akan diakhiri dengan simulasi dan model-model pelatihan untuk memperkuat kekompakan peserta KSB (masyarakat).

” Kegiatan seperti ini, Dinsos melibatkan mitra seperti BNPB, PMI, TAGANA, Damkar, ORARI, SAR, untuk kita saling memberi penguatan, membangun mental, pengetahuan tentang bahaya bencana. Melalui kegiatan ini, peserta akan diberikan materi, pembinaan, pelatihan dan simulasi tentang bagaiaman masyarakat menghadapi bencana, prosedur efakuasi, dan seterusnya,” kata Kaawoan.

Sebelumnya Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinsos Manado Jein Barantian SE.MSi, yang juga sebagai Ketua Panitia pembentukan KSB dalam laporannya menyampaikan. Tujuan pelaksanaan kegiatan tersebut, guna memberikan pemahaman dan kesadaran bagi masyarakat tentang kerawanan dan ancaman bencana.

“ Selain itu juga untuk membentuk jejaring kerja yang berkaitan dengan kesiapsiagaan bencana berbasis masyarakat. Kemudian, mengorganisir potensi masyarakat agar terlatih dalam kesiapsiagaan menanggulangi bencana, memberikan kepastian dan kesinambungan terhadap proses kesiapsiagaan bencana berbasis masyarakat, serta memperkuat hubungan sosial antar anggota masyarakat,” ujar Ketua Panitia Jein Barantian.

Diketahui, pembukaan kegiatan tersebut juga dihadiri Camat Malalayang, Argo Sangkey, Lurah Winangun I, Triyana L Almas. Sementara itu, narasumber yang diundang diantaranya dari Dinsos Provinsi Sulawesi Utara, Kadis Sosial Kota Manado, PMI Kota Manado, Camat Malalayang, Taruna Siaga Bencana (TAGANA), dan BNPB.

(romel)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Speed News Manado di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *