Berproses Dalam Kurun Waktu 15 Tahun, Alkitab Berbahasa Manado Resmi Diluncurkan

Manado242 Dilihat
Alkitab Bahasa Manado

MANADO—Kitab Suci (Alkitab) Umat Kristiani khususnya Perjanjian Baru yang diterjemahkan kedalam bahasa manado, resmi diluncurkan setelah berproses selama 15 Tahun.

Ibadah peluncuran Alkitab berbahasa manado dipimpin oleh Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM), Pdt DR HWB Sumakul MTh, dilaksanakan di Jemaat GMIM Kinamang Kairagi Dua, Kecamatan Mapanget, Jumat (04/08/17).

Diketahui penerbitan Alkitab berbahasa manado itu sendiri kerjasama antara Gereja Masehi Injili Minahasa (GMIM), Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) dan Lembaga Donor International.

Ketua Umum Panitia pelaksana peluncuran Alkitab berbahasa manado, DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA yang juga sebagai Wali Kota Manado ini mengatakan. Dengan diluncurkannya Alkitab berbahasa manado, selain memperkaya budaya masyarakat lokal juga merupakan salah satu catatan sejarah bagi GMIM dan Kota Manado.

“ Hari ini, di gereja GMIM Kinamang ini, akan tercatat dalam sejarah bahwa Alkitab Perjanjian Baru dalam Bahasa Manado telah ada,” ujar Wali Kota G.S Vicky Lumentut (GSVL) yang juga sebagai salah seorang personil Majelis Pertimbangan Sinode (MPS) GMIM.

Lanjut dikatakan GSVL sapaan akrab Wali Kota Manado ini, penerbitan Alkitab berbahasa manado tersebut melibatkan berbagai pihak. Termasuk penterjemah dan konsultan dari luar negeri, serta berproses memerlukan waktu 15 Tahun lamanya.

Baca juga:  Pemkot Manado Gelar Safari Ramadhan di Masjid Al-Munawarah Mahawu

 “Untuk penerbitan Alkitab Perjanjian Baru dalam bahasa Manado ini, butuh waktu 15 tahun sebelum diluncurkan saat ini. Karena, tidaklah mudah untuk menerbitkan Alkitab seperti ini, harus melalui kajian, penelitian dan proses yang panjang,” tandas salah seorang personil Majelis Pertimbangan Sinode (MPS) GMIM, G.S Vicky Lumentut.

Wali Kota G.S Vicky Lumentut juga mengusulkan, agar kedepannya dapat dibangun monumen peluncuran Alkitab Berbahasa Manado. Begitu juga dengan Alkitab Perjanjian Lama, agar kedepannya bisa diterjemahkan dalam bahasa manado pula.

Ketua BPMS GMIM Pdt DR HWB Sumakul MTh saat menyerahkan Alkitab bahasa manado kepada Wali Kota DR Ir G.S Vicky Lumentut.

Sementara itu, Ketua BPMS GMIM Pdt DR HWB Sumakul MTh mengatakan, Alkitab Perjanjian Baru dalam bahasa Manado adalah sesuatu yang baru di Manado, sehingga membutuhkan koreksi.

Baca juga:  Pemkot Manado mendukung Iven Nasional Green Press Community

“Dengan adanya Alkitab berbahasa Manado khususnya Perjanjian Baru, dapat memudahkan orang Manado untuk memahami firman Tuhan dalam bahasa daerahnya sendiri,” ujar Pdt Sumakul.

Dikatakannya, GMIM sebagai wadah organisasi gereja hanya memfasilitasi saja, sedangkan untuk pemanfaatan Alkitab berbahasa Manado ini, bisa digunakan oleh seluruh umat Kristen di Sulawesi Utara.

“ Semoga dengan diluncurkannya Alkitab ini, membawa berkat bagi kita di tanah Minahasa dan Sulawesi Utara yang kita cintai bersama,” ujarnya.

Tampak hadir, sejumlah tamu dari denominasi gereja, kalangan pemerhati dan perwakilan gereja baik di Indonesia maupun dunia, pimpinan LAI dan lembaga donor internasional serta para pendeta di lingkup pelayanan GMIM.

(romel)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Speed News Manado di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *