
MANADO–Guna mempererat tali silaturahmi, Sat Gas Gerakan Masyarakat Pintar Taat Aturan (Gempita) gelar buka puasa bersama, Minggu (19/6/16) di Puncak Malalayang.
Acara penuh dengan kebersamaan itu, dihadiri oleh Ketua Tim Sat Gas Gempita Drs Hans Tinangon, beserta seluruh anggota Sat Gas Gempita.
Hi Umar Maliki dalam memberikan Kuliah Tujuh Menit sebelum berbuka puasa bersama mengatakan, bahwa bulan Ramadhan adalah bulan pembinaan dan merupakan bulan Allah menempah umat Islam.
Bulan ramadhan juga merupakan bulan pendidikan bagi umat muslim, dimana sasaran utama adalah pembinaan kejujuran di bulan puasa.
“ Ibadah puasa lain dengan ibadah haji. Kalau ibadah haji membutuhkan uang, kesempatan (Waktu) dan kesehatan serta undangan Allah. Tetapi ibadah puasa hanya membutuhkan niat. Untuk itu mari jalankan ibadah puasa dengan penuh niat, karena ibadah puasa adalah secreet yang tahu hanyalah Allah dan yang menjalankan ibadah puasa,”ujar Hi Umar Maliki.
Lanjut Hi Maliki, Ramadhan dapat dimaknai sebagai bulan untuk mengasah jiwa, mengasah ketajaman pikiran dan kejernihan hati.
“ Bulan Ramadhan bukan hanya mengasah kepintaran tetapi harus kecerdasan, sehingga dapat membakar sifat-sifat tercela dan lemak-lemak dosa yang ada dalam diri kita,” kata Hi Maliki seraya menambahkan, lewat ibadah puasa di bulan ramadhan ini, mari kita pererat tali persaudaraan antar sesama umat beragama, yang ada di kota manado.
(romelnayoan)


